Gayonews.co.id|Takengon – Wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi gotong royong serentak dan respons cepat penanganan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (2/1/2026).
Melalui jajaran Polsek di bawah naungan Polres Aceh Tengah, Polri bersinergi dengan TNI, BKO Brimob, pemerintah daerah, aparatur kampung, serta masyarakat melaksanakan kegiatan bakti sosial dan pengamanan pembersihan jalan di sejumlah titik terdampak bencana. Kegiatan ini difokuskan pada pemulihan akses jalan dan fasilitas umum guna mendukung kembali aktivitas masyarakat.
Gotong royong serentak dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga siang hari dan dilaksanakan di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Jagong Jeget, Silih Nara, Pegasing, Kute Panang, Linge, dan Bebesen.
Di Kecamatan Jagong Jeget, personel Polsek Jagong Jeget bersama Koramil, Reje Kampung Telege Sari, serta masyarakat setempat membersihkan material longsor yang menutup ruas jalan Kampung Telege Sari menuju Kampung Merah Said.
Sementara di Kecamatan Silih Nara, Polsek Silih Nara yang dipimpin Kapolsek Silih Nara bersama personel BKO Brimob Polda Aceh melaksanakan gotong royong di Lorong Guci Kampung Burni Bius. Sasaran kegiatan meliputi pembersihan jalan, jembatan, serta rumah warga yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Di Kecamatan Pegasing, Polsek Pegasing bersama aparatur kampung dan masyarakat Kampung Pepalang membersihkan ruas Jalan Takengon–Celala yang tertutup lumpur akibat banjir bandang. Jalur tersebut merupakan akses vital masyarakat sehingga pembersihan dilakukan secara maksimal.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kecamatan Kute Panang. Polsek Kute Panang bersama masyarakat Kampung Lukup Sabun Barat membersihkan material longsor, pohon tumbang, serta parit yang tersumbat di sepanjang ruas jalan kampung.
Di Kecamatan Linge, personel Polsek Linge bersama personel BKO Brimob Polda Aceh melakukan pembersihan sisa material tanah dan kayu di ruas Jalan Lintas Nasional Takengon–Blang Kejeren STA 35 Kampung Kute Rayang guna mengembalikan kondisi jalan agar aman dilalui pengguna jalan.
Sedangkan di Kecamatan Bebesen, Polsek Bebesen bersama masyarakat Kampung Mongal melaksanakan bakti sosial pembersihan ruas jalan Dusun Gele Rau, jalur alternatif penghubung Kampung Mongal ke Paya Tumpi. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penanaman bibit pohon aren sebagai upaya penghijauan dan pencegahan longsor di masa mendatang.
Selain kegiatan gotong royong, Polres Aceh Tengah juga melaksanakan respons cepat penanganan dan pengamanan akses jalan di wilayah rawan longsor. Di Kecamatan Celala, Polsek Celala bersama TNI dan instansi terkait melakukan penanganan longsor susulan yang menutup ruas Jalan Lintas Takengon–Nagan Raya, tepatnya di SKP Kampung Blang Kekumur.
Penanganan dilakukan dengan menggunakan 1 unit excavator, 1 unit loader, dan 2 unit compactor, melibatkan personel Polsek Celala, Koramil 10 Celala, serta Dinas PUPR Provinsi Aceh. Saat ini, jalur dari arah Nagan Raya menuju Takengon sudah dapat dilalui kendaraan roda empat, sementara jalur Celala–Pegasing masih dibuka terbatas untuk kendaraan roda dua.
Sementara itu di Kecamatan Lut Tawar, Polsek Lut Tawar juga melakukan penanganan cepat tanah longsor yang menutup ruas Jalan Takengon–Bintang di Kampung Teluk One One. Penanganan menggunakan 1 unit alat berat jenis grader milik BNPB dengan dukungan personel Polsek Lut Tawar dan Koramil 01/Lut Tawar. Pada pukul 09.30 WIB, akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, meskipun pembersihan lumpur masih terus dilakukan.
Selain pembersihan material, personel kepolisian juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengingat kondisi jalan yang masih licin dan rawan longsor susulan.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polres Aceh Tengah dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus mempererat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Polri hadir bersama rakyat. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mempercepat pemulihan akses jalan, fasilitas umum, serta rumah warga terdampak bencana agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tegas Kapolres.(Alvian)






















